Komodo Edit 5.0, Performa Editor Lebih Cepat

2008Nov14

Editor teks bagi seorang programmer bagaikan sebuah mixer bagi seorang sound engineer dan layaknya sebuah pedang bagi seorang ksatria. Editor teks bagi seorang programmer adalah tempat mencurahkan segala ide yang telah di konsep untuk kemudian diimplementasikan ke dalam sebuah kode program. Programmer dan editor teksnya merupakan kombinasi kerja yang sangat fundamental.

 
Sebagai editor yang lumayan lama berkeliaran di dunia maya, Komodo Edit merupakan salah satu pilihan terbaik bagi seorang programmer. Khususnya programmer web, baik itu PHP, perl, python, dan lain sebagainya. Namun kali ini saya tidak akan membahas semua fitur-fitur dan keunggulan yang dimiliki oleh Komodo Edit, melainkan hanya hal-hal baru yang dimiliki oleh Komodo Edit 5.0.
 
Setelah berbulan-bulan, bahkan hampir setahun menggunakan Komodo 4.x saya cukup merasakan improvement di Komodo Edit 5.0. Di versi terbarunya, saat kita menjalankan Komodo Edit, waktu yang di ambil untuk inisialisasi lebih cepat dari sebelumnya. Begitupun saat menutup editor ini, lebih cepat dari versi sebelumnya. Di versi sebelumnya, entah mengapa inisialisasi program editor ini terasa memakan waktu. Hal ini sangat menyebalkan bagi seorang programmer, apalagi kalau lagi dapat ide yang cemerlang dan ingin segera menumpahkannya dalam kode, kita harus menunggu lama agar editor ini berjalan, dan saat editor sudah ready, kita keburu lupa dengan ide-ide cemerlang kita.
 
Di segi tampilan, Komodo Edit 5.0 nampaknya benar-benar mirip dengan firefox, dari bentuk tabs dan cara pengelolaan add-ons nya. Terang saja sama, karena Komodo saat ini menggunakan mozilla 1.9, yaitu code base yang sama yang di gunakan oleh firefox 3.0. Mungkin niat Komodo menggunakan mozilla adalah agar Komodo bisa semakin flexibel dan bisa di customize dengan fitur add-onsnya (seperti firefox) dan menjangkau lebih banyak peminat editor ini.
 
Mesin code-intelligence yang dimiliki pun terasa lebih cepat kinerjanya. Popup autocomplete-nya terasa ringan, lebih cepat dan lebih cerdas. Sebuah improvement yang perlu di acungkan jempol. Namun dibalik kecepatan itu, ternyata masih ada bug yang perlu di hilangkan. Salah satunya adalah bug saat remote editing. Saya sempat mencoba mengedit sebuah file secara remote ke server luar. Pada awalnya tidak ada masalah saat membuka file dan mengeditnya. Namun saat file di save, editor malah nge-hang dan tidak responsif lagi. Mudah-mudahan bugfix-nya akan segera di luncurkan oleh Activestate.
 
Walaupun masih ada bug itu patut dimaklumi, karena ini memang baru versi 5.0, dan dimana-mana, software berversi koma nol (0) selalu menjadi sarang terbaik bagi bug. Namun, secara performance, Komodo 5.0 sudah sangat baik bagi sebuah editor.

Comments

Anonymous's picture

downloadnya gagal terus. ngak pernah selesai.
ada yang bisa bantu?

Anonymous's picture

makasih banyak atas infonya.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

CAPTCHA
Untuk mencegah spam ke website abetobing.com, silahkan masukkan kode yang tertera dibawah ini.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.

Recent comments

Check This Out