Abe Tobing

Web developer, local musician and a beer lover

Error message

Notice: Undefined property: stdClass::$comment_count in comment_node_page_additions() (line 727 of /home/abe/abetobing.com_d7/modules/comment/comment.module).

IndosatM2 di Linux dengan Nokia Phone sebagai Modem

Dulu saya selalu mudah mendapatkan koneksi internet, tinggal colok kabel network di kamar saya ke notebook, dan saya pun sudah siap untuk melakukan aktivitas di internet. Namun sejak menempati tempat baru yang tidak ada fasilitas internet, mau tidak mau saya mencari alternatif koneksi internet lainnya. Pilihan pun jatuh pada indosatM2, karena mobilitasnya, dan saya bisa meng-optimalkan fitur modem 3G/HSDPA di Nokia E51 saya.

Pertama-tama saya menggunakan windows untuk mencoba koneksi indosatM2, dan semua berjalan sangat mudah dengan adanya Nokia PC Suite. Tapi pada saat saya beralih ke linux (openSUSE 11), masalah pun muncul. Tidak ada Nokia PC Suite untuk linux !!

Akhirnya setelah googling beberapa saat, muncul pencerahan dari beberapa situs yang saya temukan. Caranya pun tidak sesulit yang saya kira. Berikut step-step yang saya lakukan di notebook saya dengan Nokia E51:
 

  1. Hubungkan Nokia via USB, dan pilih Nokia PC Suite (jangan pilih Data Transfer)
     
  2. Cek apakah Nokia kita telah terdeteksi oleh sistem. Ketikkan perintah berikut di konsol
    dmesg
    Akan banyak baris yang dihasilkan dari perintah ini, namun hanya beberapa yang kita perlukan. Berikut ini adalah baris yang tampil di konsol saya:
    usb 5-2: new full speed USB device using uhci_hcd and address 3
    usb 5-2: configuration #1 chosen from 1 choice
    usb 5-2: New USB device found, idVendor=0421, idProduct=0042
    usb 5-2: New USB device strings: Mfr=1, Product=2, SerialNumber=0
    usb 5-2: Product: Nokia E51
    usb 5-2: Manufacturer: Nokia
    cdc_acm 5-2:1.10: ttyACM0: USB ACM device
    usbcore: registered new interface driver cdc_acm
    drivers/usb/class/cdc-acm.c: v0.25:USB Abstract Control Model driver for USB modems and ISDN adapters
    usbcore: registered new interface driver cdc_ether

    Perhatikan baris
    cdc_acm 5-2:1.10: ttyACM0: USB ACM device
    usbcore: registered new interface driver cdc_acm
    drivers/usb/class/cdc-acm.c: v0.25:USB Abstract Control Model driver for USB modems and ISDN adapters
    usbcore: registered new interface driver cdc_ether
    Ini berarti Nokia phone telah di load sebagai modem, jika anda mendapatkan hasil seperti diatas, maka anda dapat men-skip langkah ke-3 dibawah. Jika belum, lakukan langkah ke-3 dibawah ini.
     
  3. Jika telah terdeteksi, kita load Nokia kita sebagai modem, caranya: perhatikan baris output dmesg diatas, dan lihat bagian idVendor=0421, idProduct=0042, ingat nilai idVendor dan idProduct tersebut (di contoh ini disebutkan 0421 dan 0042, di sistem anda mungkin akan berbeda nilainya). Kemudian jalankan perintah:
    modprobe -v usbserial vendor=0×0421 product=0×0042
    perhatikan vendor=0x0421 product=0x0042 sesuai dengan idVendor dan idProduct di atas.
     
  4. Setelah berhasil di load, ketikkan perintah:
    wvdialconf
    Perintah ini akan meng-generate file /etc/wvdial.conf yaitu sebuah file konfigurasi untuk wvdial.
     
  5. Selanjutnya kita akan meng-edit konfigurasi wvdial dengan editor pilihan anda
    vi /etc/wvdial.conf
    Ubah file tersebut menjadi seperti berikut:
    [Dialer Defaults]
    Init1 = ATZ
    Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
    Init3 = AT+CGDCONT=1,"IP","indosatm2"
    Modem = /dev/ttyACM0
    Baud = 460800
    Phone = *99#
    Idle Seconds = 300
    Modem Type = USB Modem
    Stupid Mode = 1
    Compuserve = 0
    ;Baud = 460800
    Auto DNS = 1
    ;Dial Command = ATDT
    Ask Password = 0
    ISDN = 0
    Username = <username indosatM2 anda>
    Password = <password indosatM2 anda>

    Ganti nilai Username dan Password dengan username dan password indosatM2 anda. Simpan perubahan pada file tersebut.
     
  6. Jalankan wvdial dengan perintah
    wvdial

    Akan muncul output:

    --> WvDial: Internet dialer version 1.60
    --> Cannot get information for serial port.
    --> Initializing modem.
    --> Sending: ATZ
    ATZ
    OK
    --> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
    ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
    OK
    --> Sending: AT+CGDCONT=1,"IP","indosatm2"
    AT+CGDCONT=1,"IP","indosatm2"
    OK
    --> Modem initialized.
    --> Idle Seconds = 300, disabling automatic reconnect.
    --> Sending: ATDT*99#
    --> Waiting for carrier.
    ATDT*99#
    CONNECT
    ~[7f]}#@!}!} } }2}#}$@#}!}$}%\}"}&} }*} } g}%~
    --> Carrier detected.  Starting PPP immediately.
    --> Starting pppd at Fri Dec 26 01:59:51 2008
    --> Pid of pppd: 3945
    --> Using interface ppp0
    --> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]
    --> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]
    --> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]
    --> local  IP address 114.58.115.16
    --> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]
    --> remote IP address 10.6.6.6
    --> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]
    --> primary   DNS address 202.155.0.10
    --> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]
    --> secondary DNS address 202.155.0.15
    --> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]
    --> Script /etc/ppp/ip-up run successful
    --> Default route Ok.
    --> Nameserver (DNS) Ok.
    --> Connected... Press Ctrl-C to disconnect
    --> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]

    Bravo, sekarang koneksi indosatM2 via Nokia phone telah berhasil dibuat
     

Semoga berhasil.

 

 

Add new comment

Thanks for your visit :)