Pemilihan presiden Amerika Serikat dilakukan hari ini, 4 November 2008. Proses pencoblosan semua serba otomatis dan online. Bahkan proses pencoblosan dilakukan bak melakukan transaksi di ATM. Yaitu menggunakan kartu yang bentuknya sama seperti kartu ATM yang biasa kita gunakan.
Untuk mendapatkan kartu ini, warga AS harus mendaftar jauh hari sebelumnya. Sedangkan untuk proses pencoblosan dilakukan dengan langkah-langkah yang efisien. Pertama pencoblos menunjukkan kartu pemilihnya kepada 3 juri untuk diverifikasi dan disesuaikan dengan data pribadi pemilih. Kemudian pemilih memasukkan kartu mereka ke dalam mesin untuk memulai memilih. Saat kartu masuk, proses berikutnya mirip dengan transaksi ATM, muncul daftar presiden yang akan dipilih, dan pemilih hanya menekan tombol yang sesuai tepat di sebelah nama pilihannya. Sama seperti ATM. Kemudian pemilih akan menekan tombol berikutnya yang akan menampilkan layar pilihan senat, disini pemilih akan memilih senat. Setelah itu barulah pemilih dibawa ke layar House of Representative.
Bagaimana jika pemilih salah menekan tombol dan ingin mengulangi pilihannya? Seperti halnya ATM, selalu ada tombol 'Back' untuk mengulangi pilihan. Selama pemilih belum menekan tombol merah yang disebut sebagai tombol maut, pemilih dapat bolak-balik ke layar sebelumnya dan mengulangi pilihannya. Akan tetapi setelah tombol merah ditekan, proses voting dianggap selesai dan pemilih tidak dapat mengkoreksi pilihannya.
Data yang masuk dari proses voting online semacam ini tentu saja bisa di olah langsung, dan kita dapat langsung melihat progress-nya secara online dengan cepat sekali. Betul-betul negara yang efisien. Mudah-mudahan ini bisa deterapkan juga di indonesia.
Tags:
Add new comment