Seminggu yang lalu, aku berakting seperti seorang hero, menyelamatkan Lucky, seekor anjing kecil dari penjagalan (cerita lengkapnya ada di postingan minggu lalu http://www.abetobing.com/blog/menolong-seekor-anjing-and-he-lucky-one-50...).
Dan kecemasan melanda saat harus menyatukan Lucky dengan Popi, anjingku yang satunya. Aku cemas mereka tidak akur dan mereka tidak mau bersatu. Aku takut mereka berkelahi, dan aku takut salah satu diantara mereka menjadi cacat akibat berkelahi.
Tapi nampaknya, kuasa Tuhan berkehendak lain, mereka memang sempat bersitegang saat pertama kali dipertemukan, tetapi setelah beberapa hari terlewatkan, mereka malah asik bercanda berdua, sampai-sampai mereka mengacuhkanku. Sedih juga sih dicuekin, tapi kelucuan mereka saat bercanda membuat sedih itu lenyap bagai menguap.
Lucky, sang anjing yang kuselamatkan memang belum sembuh total dari luka-lukanya saat kutemukan seminggu lalu. Luka di kaki kanannya belum kering, sehingga ia masih terlihat pincang saat berjalan. Tapi semangatnya tetap ada, dia masih saja mau meladeni Popi untuk bercanda. Popi memang anjing yang aktif, selalu mengajak main ke siapapun. Kadang Popi suka capek sendiri saat Lucky mengacuhkannya untuk diajak bermain.
Bagi yang sudah membaca postingan saya yang lalu mungkin sedikit penasaran dengan rupa si Lucky. Nah, inilah rupa si Lucky, satu anjing yang beruntung diantara anjing yang lainnya.
Comments
Selamat ya lucky...^_^
Finally lucky mendapatkan majikan yang baik dan tidak akan menjadikannya santapan seperti rekan2 lucky yg lain ..yang mungkin sekarang sudah menjadi bagian dari humus atau mungkin masih bertahan sebagai tulang belulang :( :sad:
Lucky " he's the lucky one" like this words a lot .
Add new comment