Siapa sih Ophi A Bubu?
Seorang remaja putri menggunakan nama tersebut di account facebook miliknya dan seringkali dia membuat posting di note facebooknya entah berisi curhat pribadi atau pengalaman pribadinya.
Lalu ada apa dengannya?
Dari sudut pandang saya dan setelah meneliti account-nya, tidak ada yang aneh ataupun luar biasa dari dirinya yang patut dibangggakan atau diperolok-olok. Hanya saja, dalam setiap note yang di post di facebooknya selalu ditulis dengan ejaan yang sulit dibaca banyak orang. Sebagai contoh:
Kalimat:
Ku ga mau hidup dalam kemunafikan (aku tidak mau hidup dalam kemunafikan)
Ditulis menjadi:
qOh g Mo iDoP dLAM kmNfqAn
Dan di sebuah forum komunitas terbesar di indonesia, orang yang menggunakan kalimat seperti ini biasanya di sebut alay. Walaupun julukan alay bukan hanya ditujukan kepada orang yang memiliki gaya tulisan seperti diatas saja, alay bisa ditujukan kepada beberapa gaya fashion tertentu, dan cenderung dinilai kampungan bagi orang lain.
Sebuah situs bahkan membuat sebuah tools untuk membuat tulisan sederhana menjadi bergaya alay, http://alaygenerator.co.cc . Dan menurut saya, website ini hanya untuk memperolok-olok orang yang memiliki gaya tulisan seperti ini. Tapi sang pembuat website kok sampai segitu niat dan familiarnya dengan tulisan alay itu ya? atau jangan-jangan dia mantan alay :p
Lalu bagaimana sudut pandang orang banyak terhadap gaya tulisan ini? Harus diakui, memang gaya tulisan seperti ini menyulitkan sang pembaca dan cukup memakan waktu bagi saya untuk memahaminya. Tidak sedikit topik tentang tulisan alay ini didiskusikan di forum-forum. Ini beberapa link topik forum yang mendiskusikan tulisan tersebut:
- http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2514444
- http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2492959
- http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2497503
Itu hanya beberapa topik yang ditemui mengenai tulisan alay. Tidak sampai disitu, sebuah group di facebook bahkan dibuat khusus untuk berdiskusi membahas Ophi A Bubu: http://www.facebook.com/group.php?gid=172690550782
Dan bahkan sebuah media membuat tulisan tentang ejaan tulisan seperti ini. http://www.thejakartapost.com/news/2009/10/28/messing-with-letters.html
Kurang lebih itulah tanggapan orang mengenai ejaan tulisan alay yang disempurnakan :p
Beberapa orang menganggapnya cool, keren atau gH40eLL :p ada pula yang cuek-cuek saja dan ada yang jijik dan mencapnya kampungan. Bagaimana menurut anda ?


Comments
Tulisan alay itu selain capek ngetiknya dan memang bikin susah dibaca. Kalau para hacker jaman dulu sengaja bikin tulisan leet (ditulis: L337) untuk menyusahkan orang lain mencari jejak mereka, sekarang malah di pake ABG buat komunikasi di kehidupan sehari-hari.... cape deee
BTW nice inpohh gan....
bner banget tuh
sumpah ya ga tau knapa klo aku liat tulisan alay tu bawaannya pengen marah2 gitu, hehe
kalau mnurut saya
msih banyak hal yg lbih penting untuk dibhas
alay tidak sepenuhnya negatif namun masih bnyak hal yng lbih positif selain dr gaya hidup alay yg perlu diikuti
thanks^^
OpiE a buBu So Creatif,,,
mJuin truslay 'a,,,,,
Ini adalah penilaian subjektif yang sifatnya profokatif menurut saya.
Suka atau tidak mereka (Alay) ada dan sudah menjadi sebuah komunitas yang menjadi bagian dari masyarakat kita saat ini.
Tidak ada yang salah dengan itu. Karena perkembangan lingkungan sosial seperti itu sudah lumrah dan sudah sering terjadi jauh sebelumnya.
Kurang pantas jika si penulis mengasumsikan mereka sebagai Asu (Anjing). Trus apakah dengan mengasumsikan alay sebagai Asu menjadikan si penulis lebih manusia dari pada mereka ?
Coba di pikir lagi….
Negro, Niger, Niga, etc… pada awalnya adalah sebutan untuk para budak kulit hitam. Mereka awalnya adalah komunitas yang termarginalkan oleh kehidupan mapan kaum kulit putih. Awalnya mereka sama seperti yang di sebut penulis sebagai alay. Mulai dari cara berpakaian, cara berbicara, cara bersosialisasi, dunia musik dan lain sebagainya dianggap sebagai menyimpang dari tatanan sosial pada masa itu.
Tapi lihat sekarang…, mereka adalah trend setter. Dari musik, pakaian, bahasa (slang) dan lain sebagainya. Kita orang indonesia malah latah mengikuti budaya mereka dan menganggap diri keren jika bisa bergaya, berbahasa, dan berlaku seperti mereka. Kita (orang indonesia) bangga jika dalam percakapan kita menyelipkan bahasa inggris dan kalimat / ungkapan asing dalam kalimat kita. Bahkan sekaliber presiden pun melakukannya dalam pidatonya. Lebih alay mana… ????
Justru saya berpikir mereka yang disebut alay lebih kreatif dengan menciptakan sebuah trend baru meskipun dipandang miring oleh sebagian kalangan. Ketimbang mereka yang sok tampil keren dengan dasar plagiat budaya lain.
Kalau kita berpikir dari sudut pandang para penyanyi rap / rnb atau budaya amerika secara spesifik terhadap orang-orang indonesia yang latah meniru gaya mereka. Bukankah kita juga akan dipandang sebagai alay oleh mereka ??? hehehehe….
oh it's so great!
dear opie a bubu,
sangat kreatif, kk suka.. teruslah berkarya. ad yg suka ada yg g suka tu biasa yg jelas semuanya tertarik dengan karyamu.. jgn kecil hati coz org suka menghujat (mereka pikir dgn jelekin km, mrk bisa jadi lebih baik scr otomatis.)
cheers,
Gwe sih sebenarnya ga terlalu masalah sama tulsian2 bergaya alay ini, toh memang Mungkin bukan gaya tulisannya yg sering jadi masalah.
Tapi penampilan alay yg memang diartikan "anak layangan"
mereka kaum2 alay ini kadang punya ciri:
- dandanan yg niru artis : ST 12, Kangen band >_<...dan sejenisnya...dengan tema2 musik MeTal alias melayu total :O..M..G..:
-Biasanya gaya rambut nutupin muka, rambut2 bagian depan disisir menutupi wajah seakan2 horden yg nutupin teras muka alay :izz...yaikz:
- untuk yg pria sudah dipastikan menggunakan jenis2 jeans type pencil...sempitt banget dibagian betis..dan semakin kumal jeans maka julukan "alay" padanya akan semakin pantas disandang :confused:
gwe sih ngerasanya ABG2 ini kan masuk dalam fase pencarian jati diri
mau jadi artis sinetron tapi ga lulus casting
mau jadi seperti aris idol atau joy tobing tapi ga punya suara bagus
mau jadi anothers ST 12 yg dilirik produser pas lagi ngamen tapi ga dapat produser..jangankan produser, ngamen aja kadang ga balik modal sama biaya rokok n minum es doger dipinggir jalan..>_<
Ngarepnya sih jadi foto model biar setelah laku dimajalah bisa dilirik sama produser film horor, terserah deh mau adegan bugil buat mandi, adegan ketabrak kereta api atau apalah...yg penting artis..:P
Nah mereka ABG2 ini kan harus memiliki ciri supaya bisa dibedakan sama golongan usia yg lain...
gaya busana dan tulisan lah yg membuat mereka tampil beda...
hidup Ophia A bubu
:D:D:D:D:D:
Add new comment