Abe Tobing

Web developer, local musician and a beer lover

Drupal, CMS Abstrak dan Powerful

Kenapa saya dengan lantang dan tidak sopan menyebutnya abstrak ? Padahal sudah jelas bahwa drupal merupakan sebuah Content Management System layaknya joomla, phpNuke, dan lain sebagainya. Dan tujuannya juga sama membangun sebuah web dan memudahkan user dalam mengelola konten sebuah web.

Abstrak
Saya bisa menjelaskan alasan saya menyebutnya abstrak. Pertama saya perlu mengklarifikasi arti abstrak dalam bahasan ini. Abstrak yang saya maksud adalah layaknya abstraksi dalam sebuah definisi sebuah class di bahasa pemrograman OOP (abstract data type). Abstrak adalah bentuk general sebuah objek yang nantinya dapat digunakan untuk mendefinsikan objek lain yang lebih spesifik dari tipe abstraknya. Bagi para programmer Java atau programmer OOP lainnya pastinya sudah familiar sekali dengan konsep abstraksi ini.

Inilah kekuatan drupal yang pertama, sebuah abstraksi. Drupal menyimpan segala macam konten, seperti artikel, page, blog, image, dan lain sebagainya ke dalam sebuah node. Node inilah bentuk abstrak dari content, sedangkan content type (tipe konten) memiliki spesifikasi tambahan yang berbeda dengan tipe lainnya. Misal sebuah content-type blog memiliki field title dan description, sedangkan content type image memiliki field tambahan, yaitu field file image.

Jadi begitulah maksud saya tentang konsep abstraksi drupal. Drupal menganggap semua konten, baik itu berbentuk halaman, artikel, gambar, file, topic sebuah forum, user sebagai sebuah node. Dan setiap node ini nantinya dijadikan lebih spesifik lagi sesuai dengan content type yang di emban sebuah node. Jadi jika node adalah sebuah mobil, maka content type adalah merk-nya.

Powerful
Dan kenapa saya bisa mendeklarasikannya sebagai powerful? Sebab memang begitulah kenyataanya. Dengan konsep modularitasnya, saya berani menyatakan bahwa drupal tidak akan memiliki batas kemampuan untuk menghandle suatu aplikasi. Extendibilitasnya tidak terbatas, kita bisa memasang modul-modul tambahan untuk kebutuhan kita, dan jika kita menemui suatu masalah yang spesifik kita bisa membuat modul sendiri sesuai dengan masalah yang kita temui.

CMS opensource ini menyediakan API bagi mereka yang ingin membuat modul sendiri. Metode development-nya juga mudah dimengerti. Drupal menggunakan konsep hook dalam modul-modulnya sehingga kita dapat langsung membuat dan mencoba modul buatan kita sperti kita menambal bolong di kemeja kita dengan jahitan.

 

Comments

Anonymous's picture

aku juga baru belajar drupal

Anonymous's picture

drupal keren 
 
cuma masih sulit pak, bikin tutor2 yang useful dong, biar yang nubie bisa ikutan belajar 
 

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

CAPTCHA
Untuk mencegah spam ke website abetobing.com, silahkan masukkan kode yang tertera dibawah ini.
Image CAPTCHA
Enter the characters shown in the image.

openSUSE 11.3

openSUSE 11.3

Recent comments

Thanks for your visit :)